Suka Sejarah dan Budaya Merapat, Kunjungi Museum Bali yang Lokasinya di Pusat Kota Denpasar

- 18 Mei 2024, 19:21 WIB
Museum Bali
Museum Bali /Pemkot Denpasar/

Bali.Pikiran-Rakyat.com - Terletak di pusat Kota Denpasar, tepatnya di Jalan Mayor Wisnu, Museum Bali adalah destinasi wisata yang wajib dikunjungi bagi pecinta sejarah dan budaya.

Museum ini berdiri di sebelah timur lapangan Puputan Badung dan di sebelah selatan Pura Jagatnatha, dua tempat yang juga memiliki nilai sejarah tinggi.

Museum Bali bukan hanya museum tertua di Bali, tetapi juga menjadi pelopor berdirinya museum-museum lainnya di pulau ini.

Sejarahnya dimulai pada tahun 1910 ketika W. F. J. Kroon, seorang Asisten Residen untuk Bali Selatan, mendapatkan masukan dari Th. A. Resink mengenai pentingnya pelestarian budaya.

Kroon kemudian mencetuskan ide untuk mendirikan sebuah museum etnografi guna melindungi benda-benda budaya dari kepunahan. Gagasan ini disambut baik oleh raja-raja Bali, ilmuwan, seniman, dan budayawan.

Baca Juga: Live Skor 0-0 Persib Bandung vs Bali United, Serdadu Tridatu Menekan, Berebut Final Championship Series

Arsitektur dan Koleksi

Arsitektur Museum Bali adalah hasil kolaborasi antara Curt Grundler, seorang arsitek Jerman, dan para undagi (ahli bangunan tradisional Bali) seperti I Gusti Ketut Rai dan I Gusti Ketut Gede Kandel dari Denpasar. Museum ini dibangun di atas lahan seluas 2.600 m² yang terbagi menjadi tiga halaman: halaman luar (jaba), halaman tengah (jaba tengah), dan halaman dalam (jeroan). Masing-masing halaman dipisahkan oleh tembok dan gapura (candi bentar dan candi kurung) sebagai pintu masuk.

Di halaman tengah, terdapat sebuah Balai Kulkul (menara kentongan) di sebelah selatan, dan di sudut barat laut berdiri sebuah Balai Bengong yang dulunya digunakan sebagai tempat peristirahatan keluarga raja untuk mengamati situasi di luar istana.

Halaman:

Editor: Imam Reza


Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah